the period

Posted: Juli 27, 2012 in Kisah cinta

kebohongan adalah penghapus cinta paling manjur.

Iya, aku telah dibohongi. Berkali-kali, dan akhirnya cintaku yang aku kira udah sedalam lautan, ternyata isa mengering juga. Cintaku yang aku kira sekuat maut, ternyata kalah juga. Tangisanku yang aku kira tak akan berhenti, ternyata berhenti juga. Dan cintaku yang aku kira hanya untuk dia saja walaupun disakiti berkali-kali, akhirnya menemukan pelabuhan amannya. Jauh dari dia yang akhirnya bisa menghapus cintaku bersih-bersih dari namanya. Akhirnya. Amin.

“Hmmm…setahun bukanlah masa yang singkat. Yah. Tapi apa mau dikata. Benar kata orang. Sekali kamu menemukan penggantinya, kamu pasti isa langsung lupa ama dia. Yah, aku koreksi aja sedikit. Bukan langsung lupa, tetapi lupa perlahan-lahan,” seru seorang gadis yang dengan galau memandangi rembulan Bandung malam itu dengan gaun ungu. Gaun ungu dengan corak batik yang dia pilih baik-baik karena seorang teman yang pernah menjadi kekasih sehari orang yang pernah dia cinta mengatakan dia suka warna ungu.

“Mengapa Tuhan?” seru gadis itu pelan dalam hati seraya menggigit kecil roti bakar khas Bandung yang dia beli satu jam tadi. Sudah mulai agak dingin, tetapi masi menyisakan sedikit kehangatan di gigitan kecil itu.

 

“Bukan aku yang menghapus cinta ini Rg….Kamu yang mengijinkan aku menggunakan penghapus cintamu itu pada akhirnya…” seru gadis bergaun ungu itu pelan sembari memandangi cincin hijau toska yang melingkar manis di jemarinya yang lentik. “Kamu dan dengan seijin kamu akhirnya aku membiarkan diriku membuka hati untuk cinta yang lain dan menghapus cintamu sedikit-demi sedikit dengan semua kebohongan yang pernah kamu lakukan terhadap aku. Yah, mungkin bukan kebohongan. Hanya sikap keterlaluan aku yang akhirnya mungkin menyebabkan bukan kamu yang ada di hatiku untuk saat ini dan untuk selamanya” seru gadis itu pelan sembari mengigit pelan kembali roti bakar Bandung itu.

“Yang, udara di Bandung dingin. Cepat pakai jaket kamu! Aku gak mau kamu kedinginan. Uda untung aku jauh-jauh belikan kamu roti bakar ini. Coba kalau bukan karena jagoan aku” seru seorang pria berambut hijau dengan nada pelan sambil mengelus perut perempuan bergaun biru itu. “Aku gak akan mungkin rela dingin-dingin mencari roti bakar di hari pertama kita tiba di Bandung. Aku masi mau melungker ringan di kamar hotel sambil memeluk kamu ringan. Aku suka. Kamu hangat. Tapi aku gak mau anakku nti ngileran, ih, tidakkkk” seru lelaki itu dengan nada kocak sembari memperagakan mimik muka orang ngiler. “Ah sayang…” seru wanita bergaun ungu itu pelan sambil mengelus rembut rambut kekasih dan belahan jiwanya itu. “Aku akan memberikanmu jagoan kecilmu. Seorang pria tampan seperti keinginanmu. Seorang pria tampan yang akan menjadi kekasih idaman gadis-gadis remaja. Seorang pria tampan kecil kita yang bisa mengambil hati gadis-gadis muda yang dia suka…Seorang pria tampan yang akan aku didik menjadi seorang pria yang mengetahui harga sebuah cinta..” seru wanita itu pelan sambil matanya menerawang jauh memandangi langit senja Bandung yang romantis.

“Uda sore. Kita pulang ke hotel dulu yuk. Kita cari Rg sehabis kita mandi. Ok!” seru pria tampan itu kepada istrinya yang sedari tadi hanya duduk melamun saja. “Sayang..” seru wanita itu pelan sambil memeluk manja suaminya. “Apa yang bisa aku kata?” serunya pelan sembari menyusuri rambut kekasih hatinya itu pelan satu persatu dan mengagumi keindahannya. “Aku telah mendua…” seru wanita itu pelan sembari menundukkan kepala. “Ah sudahlah. Memang aku tidak bisa merebut hatimu dengan seketika. Tetapi aku yang akan menjaga hatimu dari belenggu cintanya. Hanya biarkan aku memilikimu. Sedikit demi sedikit hingga seluruhnya. Ok” seru lelaki tampan itu pelan sembari mengandeng pelan jemari wanita bergaun ungu batik itu pelan menyusuri jalanan Bandung yang sepi.

“Ada suatu keasikan tersendiri ketika akhirnya ketika akhirnya kita bisa mengatakan kepada diri sendiri: “Gak nyangka, ternyata akhirnya aku isa melupakan dia. Gak nyangka, kok isa dulu segitunya cinta mati kaya gak akan lupa.Yah, ternyata cinta itu lucu.””

-_-

“Finally” seru wanita bergaun ungu itu pelan sembari menekan tombol ok. Iya, semua kenangan harus dihapus. Wajah cintaku, foto-fotoku yang aku buat untuk dia, lagu-lagu, sms-sms aku, semua hal tentang dia harus dihapus. “Tidak ada guna aku menyimpannya. Semua wajah ini adalah wajah cintaku untuk dia. Bukan wajah cintaku untuk sayangku.” seru wanita itu pelan sembari memilih-milih lagi foto di FB dia yang menyimpan foto dia yang menyiratkan wajah cinta kepada seseorang. “Semua sudah dihapus. Hanya tinggal tersisa beberapa karena mereka seakan mengatakan kita berjodoh. Hahaha, jodoh yang berakhir dengan rasa cinta nol persen di pihakku? Bullshit!” kata wanita itu dengan nada meninggi sembari mengenang memori lama dia bersama seseorang.

Jodoh yang tidak berujung.

Kita selamanya~Bondan. Not with me~Bondan fate two black. Secondhand serenade~Your call..everthing rg…everthing that remembering me with u…”Oh sayangku, aku tidka bisa. CIntaku terlalu dalam kepadanya dulu. Semua lagu-lagu itu masi mengingatkan aku kepada dia” seru wanita itu pelan sembari bergelung di dada pria yang telah menjadi belahan hatinya semenjak setahun lalu. “Sayang, aku masi mencintai dia. Masi tersisa rasa cinta walaupun saat ini aku telah menjadi milikmu. Dia terlalu membekas di hati. CInta pertakamu yang tidak bisa menjadi cinta terakhirku seperti yang aku perjuangkan setahun ini sebelum aku bertemu denganmu” seru wanita itu dengan semakin memeluk suaminya dengan erat. “Kisah cinta yang tidak berakhir seperti yang aku harapkan. Kisah cinta pertamaku yang kandas. Rg” seru wanita itu pelan seraya memeluk tubuh suaminya semakin erat seakan mencari pegangan karena goncangan batin yang mendalam.

“Aku memperjuangkan Rg karena aku ingin pelukan dan ciuman pertama benar-benar untuk kekasih hati. Dan mengapa setelah setahun akhirnya aku bisa hidup tanpa dia? Mengapa jika bukan dia, setiap kali aku ingin melupakan dia slalu aku diingatkan? Lagu yang tiba-tiba berkumandang. Teman yang tiba-tiba datang. Nama seseorang yang sama dnegan nama dia. Semua hal yang akhirnya aku lepaskan. Tanda-tanda yang aku akhrinay anggap hanya keinginan bawah sadar yang akhirnya menuwud dnegan hal itu.” kenang wanita itu mengenang kisah cintanya dulu. “Kisah cinta yang teryata hanya sama saja dengan kisah cinta lainnya. Aku tidak bisa menjadi wanita yang bisa menerima kamu kembali setelah akhirnya kamu sendiri yang merelakan aku  membuka hati untuk yang lain. Jika kau tidka mengatakannya, mungkin sampai detik ini, aku masih terpenjara. Rg. Aku harus meminta maaf atau memarahimu?” seru wanita itu pelan ketika tiba-tiba lagu yang dia cari dan pertanyakan selama ini muncul di hadapannya ketika dia menuliskan sebuah kisah yang memang dia dedikasikan untuk mengenang seseorang. Kenapa lagu ini akhirnya aku tau? UNgu~Waktu yang dinanti. “Apakah Tuhan sedang merencanakan sesuatu?” seru wanita itu pelan dalam hati sembari tetap mengetik cerita untuk sebuah bukunya yang pertama.

“Rg, aku lebih suka suaramu ketika menyanyikan waktu yang dinanti. Suaramu lebih sempurna. Ada cinta di dalamnya. Cinta untuk nda kamu..” seru wanita itu dalam hati dengan sangat pelan. “Andai kamu pernah menyanyikan lagu untukku, andai. Andai aku bisa mengetahui bahwa nyanyian kamu untuk Indah adalah nyanyian untukku. Andai.” Oh Tuhan, kenapa hatiku masi terasa sakit. Padahal aku telah menerima cinta seseorang. Sudah dimiliki dan dimiliki olehnya. Tuhan, aku masi belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan aku. Tuhan…

-_-

“Aku akan bahagia jika aku bersama dia daripada jika aku bersama Rg. Aku memiliki rasa cinta yang terlampau besar unutk RG, aku akan menderita dalam dia karena cintaku” yah..inilah perkataan aku kepada temanku, tepat 1 bulan sebelum aku membuka hati dan sebelum Rg dengan mulutnya sendiri mengatakan dengan sadar bahwa aku boleh membuka hati jika itu bisa membuat hatiku bahagia. SUngguh sebuah perkataan yang tidak mungkin diucapkan orang yang sungguh-sungguh menyukai kamu. Iya, perkataan yang sungguh-sungguh menyakiti hatiku.

“Kamu tau? AKu rasa hatiku hanya untuk Rg, there is nobody. AKu tahu aku akan menderita jika aku bersama dia. AKu akan sellau berusaha sempura. Iya. Jauh berbeda dengan seseorang yang aku sayang setelah dia. Seseorang yang aku bisa gila-gilaan dan tidak menakutkan apapiun karena aku tidka mencintai dia. Aku tahu hidupku akan lebih bahagia dan lebih indah jika bersama dia. Tapi aku cinta Rg.” kembali aku teringat kata-kataku kepada temanku. Kata -kata yang benar-benar aku ucapkan dan akhirnay menjadi kenyataaan. Iya, mungkin ini yang terbaik. Waktu setahun untuk benar-beanr sungguh-sungguh mencintai seseorang sebagai bekalku untuk mengetahui apakah seseorang beanr-benarn mincintai aku atau tidak. Terima kasih Rg. Terima kasih adikku yang baik. Cece berhutang budi kepadamu Rg…

“Kamu memang belum bisa membuatku jatuh cinta kepadamu, tetapi km sudah bisa membuatku merasakan sesuatu yg tiba2 mengalir di tubuhku. Sesuatu yg belum pernah ak rasa”

seruku wanita itu pelan sembari merebahkan tubuhnya yang lelah di samping suaminya. “Kalimat baru tidak akan dimulai jika belum ada sebuah tanda titik. Iya, AKhirnya kamu bisa membuat aku berani mengatakan kata selamat tinggal kepada Rg. Terima kasih sayang” seru wanita itu pelan kepada suaminya.

“Rg…sebagai wanita..aku sudah berkali-kali mengatakan kepadamu sebagai tanda implisit bahwa aku ingin engkau mengatakan perasaanmu kepadamu. AKu bukan wanita yang bodogh. Hingga detik ini aku menunggu keadilan cintaku atas pertanyaan-pertanyyanku. Aku sudha sering mengatakan kepadamu, jika kamu mencintai sesuatu, lepaskan dia, jika dia kembali, dia memang milikmu, jika tidka, memang bukan dari pertamanya. Rg, bukan aku yang melepaskan kamu, kamu yang melepaskan aku. AKu kamu tinggalkan dengan beribu tanda tanya. Dan beruntunglah, Rg, aku tahu akan menderita jika bersamamu. Cintaku terlalu besar, Kita berdua akan tenggelam dalam pernderitaan cinta karena aku menuntuk diirku harus menjadi seseorang yang sempurna untunkmu. Rg, aku masi memanggil namamu. Kamu icnta pertamaku. Rg, kamu beruntung.” hela wanita itu sembari memandang wajah kelelahan suaminya. “Kamu tidka memiliki cinta pertamaku, tetapi kamu memeliliki yang lebih dari itu. Kamu memiiiki diriku untujk menemanimu sepanjang usiamu sayang” kata wanita itu pelan kepada suaminya sembari mengecup pelan kening pria muda itu.

“Jagoan kecilku” seru wanita bergaun pink itu kepada seorang bocah lelaki berumur sekitar 5 tahun. “Iya ma?” jawab bocah lelaki itu smebari berlari ringan menghampiri wanita itu. “Papa kamu memang bukan pria yang beruntung memiliki cinta pertama mama, tetapi mama adalah wanita yang beruntung karena memiliki dia. Hnaya sekali papa kamu pernah membuat mama menangis. Sekali untuk menyadarkan mama betapa bodohnya mama memperjuangkan seoang pria yang hanya membuat mama selalu mennangis ketika mengingat dia. Kamu beruntung jagoan aku.” kata wanita itu pelan sembari mengusap rambut anaknya itu. “Mama beruntung bisa memiliki cinta kedua mama. Cinta yang tidak pernah membuat mama menitikkan air mata hingga detik ini karena wanita lain. Iya, mama memang wanita yang beruntung. Ok sayang, sdah sore, Pulang yuk!”

“satu rahasia kecil untukmu. Craz dan Rg adlah sebuah nama yang biasa. Tetapi menjadi nama yang tidka biasa karena cintaku. Aku menyukai ada unsur namamu di tengah 4 huruf itu. AKu merenungkan dan menginginkan huruf c di awal adalah tanda aku cinta ketigamu, Huruf Z di akhir adlahg aku cinta terakhirmu. Sebuah perenungan kecil yang tinggal perenungan. Aku menjadi bagian fakta itu Rg. Dua dari tiga wanita tidak akan mau menerima kembali pria yang telah mengkhianati dia. Aku bukan bagian dari fakta itu rg, aku masi menjadi satu wanita yang mau menerima kembali dirimu bahkan setelah kamu memiliki seseorang, Tetapi detik kamuj sendiri yang melepaskan aku pergi, aku menjadi bagian dari pembuktian fakta itu. Ok, time to sleep” seru wanita bergaun pink itu pelan dan menutup laktopnya.

“Tuhan tidak akan mengambil sesuatu tanpa menggantikannya dengan yang lebih baik. Terima kasih Tuhan. Akhirnya aku memang mendapatkan yang lebih baik. Jauh lebih baik walaupun dia buakn cinta yang meletup-letup. Hanya cinta sederhana yang bisa aku katakan ke dunia bahwa dia adlaha milikku dan aku adlaah miliknya.” kata wanita itu pelan dan membaringkan tubuhnya di samping pria yang akirnya menjadi cinta kedua yan terakhirnya itu.

“Kamu belahanku. Kita berbeda, jauh, tetapi bersyukur cintaku kepadamu buakn cinta yang cepat menjadi abu. Cintaku kepadamu adalah cinta yang diam-diam dan dengan bangga mengatakan kepada semua. Aku miliknya.”

Sebuah doa untuk sayangku..

sayangku..

sayangku yang dari Tuhan untukku..

anugerah yang dari si Pencipta sendiri untukku.

akan aku jaga hatiku untuk kekasih hatiku….tak akan aku biarkan dia terluka dengan kisah-kisah cintaku sebelum bersamanya. TITIK. Mulai DETIk ini. Aku tidak akan mengejar PERCINTAAN dalam bentuk apapun jika aku TIDAK YAKIN dia adalah kekasih hatiku.

Aku tidak mau dia hanya memunguti remah-remah sisa-sisa hatiku. WALAUpun aku pernah jatuh dalam suatu percintaan, aku berjanji, akan aku TUTUP pintu hatiku sampai TUHAN, Engkau sendiri yang BERBISIK..inilah dia yang kurencanakan untuk menjadi PAPA bagi anakmu, SUAMI bagi dirimu, KEKASIH bagi hatimu, dan SAHABAT bagi jiwamu yang merindukan BELAHANNYA. Amin.

Ampuni aku Tuhan atas pengejaran sia-sia atas seseorang. AKu tunduk kepada RencanaMu. Amin.

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukm, berbahagia jika orang lain itu adalah kamu.

jika tiba-tiba hati ini berdetak…kawal detakannya Tuhan sampai Engkau mengatakan sendiri kepadanya bahwa inilah aku untuknya. Amin

Jika kita mencintai seseorang Berusahalah untuk tampil apa adanya karena Cinta sejati selalu dapat Menerima Kelebihan dan Kekurangan

cinta kita akan indah..biarlah aku mendapati diriku tersenyum dengan tiba-tiba ketika mengingatmu..begitu juga dirimu..biarlah cinta datang dengan tiba-tiba…

ketika kamu mengijinkan Tuhan menulis cerita cintamu..cerita itu digaransi akan berakhir dengan bahagia =)

Bip, bunyi sms dari hp aku”kasi aku nasehat”

“Be your self” jawabku membalas sms itu.

Bip…”sayang,lihat fbku”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s