the daily

Posted: September 13, 2012 in Kisah cinta

“Aku tidak tahu apa itu cinta sayang, tapi yang mama tau dan mama baca, cinta adalah emosi yang akan mengantarkan kamu ke pernikahan, yah, mama percaya itu, papa kamu lah bukti adanya cinta untuk seorang mamamu.”

Never forget to say I love you if you
love someone b’coz you’ll never know
when it might be the last time…

~120912

“Kenapa mama dulu memilih papa?” Seru bocah lucu di tengah ocehannya dan aroma kue yang merebak di ruangan dapur.

“Hm…pertanyaan yang cukup sulit. Mama dulu tidak percaya kalau mungkin mama akan menikah, atau mungkin akan menikah. Terasa dunia ini dipenuhi berbagai macam pria yang tidak sesuai antara perkataan dan perbuatannya hingga aku bertemu papa kamu.” Seru seorang nyonya muda dengan celemek di badannya sembari mengangkat adonan kue yang telah matang.

“Dia pria pertama yang berhasil menyakinkan mama bahwa kemungkinan hidup bersama seseroang dalam jangka waktu yang panjang itu bisa dilakukan.” Kata nyonya muda itu kembali seraya mengetuk-ngetuk adonan roti untuk mengeluarkannya.

“Sebagai seorang pria, dia berkata kepada mama bahwa dia belum pernah menjalani hubungan serius sebelum ini dan menimbang beribu kali sebelum meminta mama menjadi seseorang buat dirinya” Tambah nyonya muda itu kembali seraya mengambil pisau dan mulai berusaha mengeluarkan kue yang sudah jadi itu.

“Mama rasa buku yang mama baca itu benar. Cinta adalah emosi yang akan mengantarkan kamu ke pernikahan. Dan emosi yang kami berdua rasakan berdua benar dan kamulah buktinya sayang” Seru nyonya muda itu pelan kepada anak lelakinya itu. “Mama hanya bahagia bisa dimiliki dia, seorang pria serius yang tahu bagaimana memperlakukan hati wanita, hingga detik ini, mama tidak pernah meragukan kesetiaan dia. Yah, sesuatu.”

“Dulu mama selalu berpikir bahwa pernikahan hanya sebuah jebakan untuk menjalani hidup dengan penuh kebosanan, tetapi rasanya beda ketika mama bertemu dengan papa kamu. Baru kali ini pikiran pernikahan membayang begitu jelasnya. Yah, sebelum saatnya tiba, mama harap kamu sebagai pangeran kecil mama bisa memperlakukan setiap wanita yang Tuhan hadirkan sebagai saudara kamu saja. Barulah ketika kamu menemukan seorang wanita yang menggugah dan menggelitik hatimu tentang sebuah kata pernikahan, kamu bisa berbagi cerita itu ke mama dan papa dulu sebelum ke wanita itu. Ok Romeo?” Kata wanita itu pelan sambil menyodorkan potongan kue yang masih hangat kepada pangeran kecilnya.

“Sebelum waktu itu tiba, kamu jadilah seorang pria kecil mama yang luar biasa. Dan percayalah, ketika Tuhan melihat kamu sudah siap berkomitmen, tidak tunggu lama, seperti aku dan papa kamu, kami juga akan mendukung kamu. Perlakukan setiap wanita dengan baik. Buatlah mama mendapat pujian bahwa mama membesarkan seorang pangeran baik hati yang sopan. Ok sayang” Bisik wanita itu di telinga pangeran kecilnya sembari memandangnya pelan.

“O iya mama, banyak wanita muda yang selalu gemas untuk mencubit aku di sekolah” kata anak kecil itu kepada mamanya seraya memainkan kue yang masih hangat dan beraroma lembut itu.

“Kenapa sayang?” Sambut nyonya muda itu seraya melepas celemeknya dan mulai mencuci peralatan memasak yang agak berantakan itu.

“Mereka berkata bahwa aku ini anak yang beruntung. Mereka berkata bahwa mereka berterima kasih kepada mama. Kata mereka, aku anak yang beruntung karena aku dibesarkan oleh seorang wanita yang mampu membuat banyak kisah cinta yang menyentuh hati. Kisah cinta yang jika bisa, ingin mereka juga menjadi tokoh utamanya, hehe. ” Celetuk bocah kecil itu seraya mencubit kecil pipi mamanya dan berlari keluar.

“Terima kasih atas pujian kamu ya sayang. Hati-hati mainnya, jangan lupa pulang cepat sebelum jam 3. Kita akan ada pesta hari ini.” Teriak nyonya muda itu kepada anaknya yang lincah dan lucu menggemaskan.

“Iya mama, aku akan pulang sebelum jam 3. Tadi papa sudah berbisik kepadaku. Katanya hari ini adalah hari ketika papa menyadari bahwa mamalah orangnya.” Teriak anak kecil itu’

~Pernikahan akan indah jika kamu menemukan seseorang yang bisa membuatmu jatuh cinta berkali-kali kepadanya, setiap harinya, dalam seumur hidupmu yang pasti akan kau jalani bersamanya.

Untuk menemukan orang yang seperti itu, hanya satu caranya, berdoa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s