the broken heart

Posted: September 17, 2012 in Kisah cinta
Tag:,

“Hmm…aku rasa 2 orang teman sudah cukup, Cinta memang kejam.”

“Hari ini tidak kudapati profilnya di FB aku. Tidak bisa kulakukan kebiasaan aku untuk melihat profilnya di detik pertama fb dibuka. Tidak bisa kulakukan kebiasaan aku untuk buzz dia di ym seperti ketika aku selalu invisible, tetapi online….tidak bisa lagi semua kebiasaan itu kulakukan…” kata seorang gadis dengan raut muka sangat sedih sambil mengetikkan sebuah ceritanya tentang arti sebuah cinta yang menjadi racun.

“Cinta memang indah, jika dijalani oleh 2 pribadi yang dewasa…” seru gadis itu kembali dalam hatinya sembari mengingat dan membayangkan kepedihan hatinya karena ketololan yang dia lakukan sehingga harus kehilangan 2 orang teman yang dulu pernah menjadi pusat perhatian dia.

…..

byur..byur..

tampak seorang gadis remaja yang sedang mandi sembari mencuci rambut dan semua kesedihannya, berharap aliran dinginnya air bisa membasuh semua luka hatinya. Digosoknya bersih semua bagian tubuhnya, dan akhirnya, inilah tetesan air mata kesedihan yang selama ini ditahannya…”Kenapa Tuhan…tidakkah ada kesempatan untukku untuk berteman kembali dengan mereka berdua? Sebegitukah aku ini bersikap sehingga tidak ada ruang untuk kembali?” kata gadis muda itu di sela-sela sesegukan tangisannya.

……

Bip..bip..

“Hai sis, aku ada lagu baru yang bagus ni. Aku juga ada buku bagus, main ke kos aku yuk, aku juga ada banyak camilan ni, laktopku juga uda aku pasang internet, nti kamu online aja, kalo mau nginap juga. Kita uda lama gak ngobrol bareng” sms seorang teman kepada gadis itu.

Hmmm..bolehlah..i need someone right now…” kata gadis muda itu sembari memikirkan kejadian barusan yang menimpa dia…

….

~hak dia unt tdk cerita kl dia br dkt ma aku smp jadian ma aku dan aku bkn yg mengejar dia tapi dia yg memilih aku. hrs nya km jgn GR, krn dia crt dia tdk pernah perhatian ma km.aku lbh percaya dia tdk pernah perhatian ma km spt yg dia ceritain ke aku krn dia pacarku. bkn spt yg km tulis di email kl arif perhatian ma km. dia cm penasaran ma namanya kamu yg srg diceritakan temannya. smp2 temannya sgt benci yg namanya kamu.kmr aja wkt temannya di add km jg tny apa km msh gangguin pacarku. temannyapun sbg sahabat tahu kl km itu mengganggu. mknya kl km msh mengganggu dia mau telp unt marahin km. smp segitunya hrsnya km bisa tahu sapa yg salah.coba km suruh org lain yg waras unt baca yg km email ke pacarku apa org tdk menganggap bhw km msh suka ma dia. dan kl org yg baca itu pacar dia apa tdk mempunyai pemikiran yg sama dg aku. smp temannya saja mengatakan km itu kurang waras.

“Ya sesuatu…aku tidak pernah menyangka aku pernah menyukai orang yang memilih wanita yang bisa menuliskan kata-kata ini kepada seorang teman pacarnya yang setiap hari selama satu tahun selalu menghabiskan setidaknya 1 jam setiap malam untuk chatting, berbicang, dan saling membagikan ceritanya…Tidak menyangka hatiku ini menipuku lagi…aku menyukai pria yang memilih wanita seperti ini…” kata gadis itu sembari membaca ulang message fb yang berprofil hitam…pertanda orang yang menulisnya telah mendeaktive accountnya atau memblack list dia…Dan profil dia memiliki nama hitam karena orang it telah black list diriku..entah dia atau pacarnya…”Sebegitukah aku ini….bagaimana bisa dia sebagai cowok….apakah aku salah…jadi apa yang harus aku lakukan..karena memang benar aku belajar rela, tetapi aku tidak rela jika pacarnya membuat aku tidak bisa berteman dnegan dia…aku tidka rela..”

inisiatif selalu dimulai dari pihak yang lebih menyayangimu…dari kejadian aku diremove temanku…akulah yang ingin kembali kepadanya…ingin kembali menjadi temannya

Aku ingin menjadi temannya lagi, setidaknya aku rindu update status dia yang selalu menentramkan hatiku, kata-kata bijak yang selalu menghiasi hari-hariku, kata-kata bijak yang seakan menjadi jawaban persoalan yang aku cruhatkan kepada dia..apakah benar dia tidak pernah memperhatikan aku seperti apa yang diceritakan ceweknya…”Lalu kenapa ceweknya sebegitu cemburu kepadaku….lalu kenapa mesti aku juga diceritakan kepada ceweknya..siapa aku hingga dia cerita tentang aku kepada ceweknya…pelajaran cintaku dengan sebuah facebook…mungkin karena aku selalu menyukai statusnya dan tidka pernah absen melakukan hal itu…oh Tuhan…” seru gadis itu kembali sembari mengingat kisah lamanya.

jika suatu saat kamu mulai membayangkan cinta lama kamu ketika kamu sedang merasa cinta barumu mengacuhkan kamu, abaikan cinta lama kamu, dia masa lalu, hal itu hanya pertanda mungkin kamu sedang berusaha membuka lembaran yang baru

*sesuatu juga kamu

tapi ini juga pertanda, cinta lama yang itu adalah cinta yang paling membekas untuk kamu, sesuatu juga kamu, yah belajar rela, ada alasan cinta lama kamu meninggalkan kamu, dia memberikan kamu pelajaran bahwa sebuah doa yang dia ucapkan adalah benar “aku percaya kamu akan dapatkan yang terbaik”

….

“Wai konco, mana ni camilannya? bukunya? musiknya???” kata gadis itu dengan nada agak bercanda ke teman karibnya itu sembari melihat-lihat FB dia dari laktop teman dia.

“Lagunya bagus rek, aku baru dapat tadi, ‘Beautiful in white-Weslife'” kata teman gadis itu sambil membuka camilan yang dia janjikan.

“Gak suka Westlife aku…” kata gadis itu pendek tanpa bergeming dari wall facebook dia. Tetap merasa sedih karena benar-benar terasa berbeda tanpa kehadiran seseorang itu di friendlist dia.

“Apakah benar dia tidka pernah memperhatikan aku? Tapi jika memang benar, ya mungkin benar, just a friend..buktinya dia jadian ama cewe dan aku aja gak tau dia lagi PDKT…ta pikir aku teman terdekat dia..” seru gadis itu dalam hati pelan sembari log off dari FB dia.

“Mana lagunya? You tube lemot ni…kamu ada gak lagunya di laktop kamu?” kata gadis itu dengan nada pelan sembari menenangkan pikirannya, tidak ingin temannya tau kesedihan yang dia alami barusan.

“Ada kok di laktop aku, search aja. O iya, ni buku yang aku bilang bagus itu” kata teman gadis itu sambil membaringkan diri untuk rebahan di kasur.

“Btw, bantal garfield yang kamu beli ama aku itu masi awet ya. Ga nyesel kan? Untung aku yakinkan kamu untuk beli aja tanpa menunda, hehe” seru gadis itu kepada temannya sembari membuka lagu yang dimaksud teman dia.

“Aku gak suka novel. Buku setebal ini kapan selesai bacanya non?” seru gadis itu pelan kepada temannya.

“Ah kamu ini, semua-semua bilang gak suka. Dicoba dulu baca, ini Westlife juga bagus lo” kata teman gadis itu.

“When rainbow ends-Caecilia Ahern. Wah, putri diplomat ya? Keren juga ni orang” kata gadis itu sembariĀ  membolak-balik novel yang direkomendasikan temannya itu. Dibacanya sekilas dan tersentak kecil dia.

“Novel ini ditulis dengan bahasa chatting..apakah jawaban dari kesedihan aku…” kata gadis itu pelan dalam hatinya.

…..

“Aku mau curhat ini, boleh gak…” kata gadis itu pelan kepada teman dia.

“Boleh, curhat aja” jawab teman dia pelan.

“Kamu pernah gak kehilangan seorang teman karena pacar dia gak suka kamu dekat-dekat dengan teman kamu?” tanya gadis itu pelan kepada teman dia.

“Pernah, tapi akhirnya teman aku itu putus ama cewe itu dan akhirnya berteman ama aku lagi. Memang sempat si kita ga berteman, tapi so what gitu loh” jawab teman gadis itu singkat.

“So what what? Tapi kok isa ya seorang cewe isa sampai segitunya…” jawab gadis itu lagi sambil mengajukan pertanyaan baru.

“Ya bisa aja lah. Kekanakan. Aku rasa dia takut kehilangan cowo itu. Tapi cinta itu gak seperti itu. Rasa cemburu hadir karena pihak yang merasa cemburu tidka yakin bahwa pihak yang dia suka itu tidak akan tergoda dengan pihak lain. Rasa cemburu menandakan cinta mereka belum cukup kuat. Jika cinta mereka cukup kuat, kedua belah pihak akan merasa aman-aman aja jika ada pihak ketiga yang datang mendekat” jawab teman gadis itu.

“Jadi jika kita percaya penuh ama pasangan kita, kita gak akan melarang dia berhubungan dengan siapapun gitu? Bukankah cemburu itu tanda cinta ya?” kata gadis itu sambil melihat-lihat kemasan camilan yang ditawarkan temannya itu.

“Cemburu memang tanda cinta. Tapi pasangan yang benar itu gak akan dengan sengaja membuat kita cemburu, justru dia akan membuat orang lain cemburu kepada kita karena pasangan kita begitu setianya” seru teman gadis itu.

“Tapi sudahlah, toh aku sudah merelakan dia dan berdoa dia dan cewe itu langgeng-langgeng ampe pernikahan. Aku ngeri aja kok aku isa suka ama cowo yang memilih cewe kaya gitu.. ” kata gadis itu pelan sambil meletakkan camilan yang ditawarkan temannya itu di tempatnya lagi.

“Kamu tau? Aku baru kali ini kehilangan teman karena rasa cemburu. Padahal aku uda merelakan dia dengan pacar dia..tapi mungkin aku yang salah…aku masi ajak dia chatting…tapi gimana lagi…setahun bukan masa yang panjang… ” kata gadis itu dengan nada melo kepada teman dia.

“Aku memaksa diriku untuk tidak mengomentari atau like lagi status. Bahkan aku adalah orang pertama yang mengucapkan selamat di status inrelathioship dia..” tambah gadis muda itu lagi sambil membuka-buka novel rekomendasi temannya itu.

“Ah udahlah. Au pulang dulu ya. Novel kamu ta balikin besok, ta baca malam ini di kos. Thank ya. Bagus juga Westlife, ya sesuatu” kata gadis itu sembari beranjak dari tempatnya dan siap-siap pulang.

“Iya, balikin besok, aku juga belum selesai baca, tapi aku ada buku juga yang mau aku baca. Wes, relakan cowo kaya gitu, justru doa banyak-banyak biar dia diberi ketabahan ama cewe itu dan isa seperti doamu. Langgeng ampe pernikahan ama teman cowo kamu itu. Amin” imbuh teman gadis itu menenangkan.

“Iya, thank ya. Asik juga novel ini. Cinta yang baru disadari ketika dia menghilang. Yah…sesuatu..” kata gadis itu sembari membuka pintu kamar temannya.

“Dah aku pulang. Thank ya teman. Perasaaan aku agak baikan. Sampai ketemu besok, daaa, hehe” kata gadis itu singkat dan menutup pintu kamar teman dia.

I think its time I let you go… and that is hard to do because part of me will be in love with you for the rest of my life.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s