cinta

Posted: Oktober 18, 2012 in Kisah cinta
Tag:

“Ada cerita yang bagus untuk dikenang dan diceritakan jika ada kesempatan berkumpul dengan seseorang,

…..dan ada juga cerita yang lebih bagus untuk dinikmati dan disimpan dalam hati, bahkan sampai mati….

ada juga cerita yang sepertinya harus diakhiri karena melanjutkan cerita itu membuat hidup tambah rumit….

ada juga cerita yang lebih bagus jika tidak dimiliki,

tetapi, diantaranya semua cerita-cerita, kadang ada juga dua orang bodoh yang tidak peduli dan

mendapatkan flip dan flopnya dan kemudian membuat cerita mereka sendiri.

.+.+.+.+

“Kamu ini aneh ya, kamu kok isa selalu suka tipe yang sama? Tapi kamu sadar gak? Mungkin asumsimu salah semua. Mana ada tanda cinta dengan mengganti foto profilnya karena kamu? Katanya mau ending yang different? Benaran gak mau Move ON? Move On lho…” kata seorang pria kepada seorang wanita cantik berambut panjang sepinggang yang lagi memandangi wall seseorang yang pernah menjadi sebuah cerita di hidupnya.

“Hehe…” jawab wanita itu singkat.

“Kamu tau kesalahanmu gak?” tanya pria bertubuh besar dan gempal itu sambil beranjak dari tempat dia berdiri dan mendekati meja kerja wanita itu.

“Tau.” jawab wanita itu singkat dan keluar dari Facebooknya, takut-takut kekasihnya cemburu dan tau dia sedang mengamati wall cerita lamanya. “Kesalahan aku adalah selalu saja tidak bisa move on dari cinta yang mungkin hanya di pihakku saja dan membiarkan cinta yang seharusnya sudah menjadi ceritaku berlalu. Tapi aku tidak melakukannya dengan kamu kan.” gerutu wanita itu sambil beranjak dari kursi duduknya.

“Iya. Aku baru tau cerita-cerita cintamu dari wall facebook masa lalumu. Kamu sendiri yang menshare kisah cintamu sebegitu gamblangnya.” seru pria itu singkat sambil menampakkan sedikit tampang cemburu. “Kamu mana pernah menunjukkan perhatian kamu sama aku. Pernah ta? Kayanya dulu kamu cinta banget deh ama mereka. Aku gak suka.” seru pria itu singkat dan kembali berdiri menghampiri wanita itu.

“Dengar ya. Kamu itu kan sudah aku bilang berkali-kali. Aku mau serius ama kamu. Kamu kan gak pernah ta kasi tau siapa-siapa, aku juga ga sedemikian bawel tanya ke kamu siapa-siapa. Aku ingin ending yang beda dari kisah-kisahku yang dulu. Semenjak aku kenal kamu, aku merubah caraku, aku kan jadi jarang post sesuatu di Facebook kan, kecuali yang penting-penting.” seru wanita cantik itu sambil menyodorkan segelas FUCAFE hangat ke tangan kekasih dia.

“Kamu tau, aku kira semua ending itu karena aku rajin post perasaan aku ama mereka di Facebook sebelum waktunya. Toh, aku sudah menghentikan kebiasaan itu jauh sebelum aku kenal kamu.  Ih bawel” seru wanita itu seraya mencubit besar pipi kekasihnya.

“Iya, aku mau ending yang beda ama kamu juga. Kamu yang setia ya…” seru pria itu pelan.

“Aku percaya kamu mungkin juga punya cerita cinta yang mungkin kalo aku jadi kamu, aku, gak taulah.” kata wanita itu keras dan tiba-tiba memelankan suaranya sembari duduk di kursi kerjanya lagi dan menaruh tangannya di pipi seperti orang melamun.

“Aku sakit aja jika tau siapa cerita-serita lama kamu. Aku bisa membayangkan jika benaran nih kita nikah, mungkin aku akan sakit hati jika matamu tiba-tiba menerawang jauh dan naluriku berkata kamu sedang memikirkan seseorang dan itu bukan aku.” kata wanita itu menyambung kata-katanya dan akhirnya bisa memaklumni kenapa salah satu orang di masa lalunya yang sudah menikah tidak membalas sms dia yang meminta konfirmasi pertemanan di Facebook.

“Ya..cinta itu memang begitu. Bukannya aku cemburu, tapi apa ya gak sakit hati jika nanti aku tau kamu..ah sudahlah..” kata wanita itu pendek.

“Hmmm..kalian wanita memang aneh. Kamu gak percaya ta kalo aku ini uda melupakan mereka. Ya sekarang ini buktinya kan aku ama kamu” kata pria itu singkat sambil berjalan menjauh seakan memberikan ruang bagi dirinya karena tiba-tiba masa lalu melintas di hadapannya.

“Jangan sekali-kali….” kata wanita itu pelan.

Bip…,

suara sms yang terkirim

Jika kamu putus dengan seseorang, ingatlah penyebab kamu putus jika kamu ingin bersama dia kembali. Kalian tidak akan putus, karena jika benar-benar cinta. Cinta itu sendiri tidak akan memutuskan...” sms wanita itu ke HP kekasih dia karena dia sendiri tidak sanggup mengucapkannya.

“Udah ah. Aku rasa kita break dulu. Berpikir jernih dulu. Kamu pulang. Aku mau menyelesaikan pekerjaan aku, nih buku uda tahap mau jadi. Thank ya. Jangan capek-capek dan ingat tidur, jangan banyak bergadang.” seru wanita itu singkat sambil membawakan jaket kekasihnya itu.

“Kamu tau, aku rasa kamu tidak mencintai aku. Tidak ada kata-kata romantis layaknya kekasih yang pernah kamu ucapkan sama aku.” seru pria itu dengan nada yang cukup sedih.

“Kamu tau, udah lama kita pacaran tapi tidak sekalipun kamu berlagak layaknya seorang kekasih aku, aku kangen…” kata pria itu menambahkan.

“Aku ingin menjaga kamu. Kita boleh berencana dan kamu boleh sebegitu yakinnya kalo itu aku, tapi sebelum kita resmi suami istri, tidak akan ada hal apapun yang akan aku berikan kecuali perhatian sebagai sahabat baik yang aku lebihkan sedikit. Aku orang yang cukup romantis dan penyayang kok, tapi aku benar-benar ingin membuat pernikahan itu special. Kalo kamu cinta ama aku, kamu tidak akan menuntut lebih dari hal ini. Aku ingin dekat secara emosi dan mengenal jiwamu sebelum mengenal tubuhmu. Seks dan sentuhan apapun itu sebelum pernikahan itu ibarat barang yang kamu beli tidak dengan cara yang normal, kamu akan kehilangan gairahmu ke aku jika aku berikan sekarang. Percaya deh.”” kata wanita itu singkat tapi lembut karena dia tahu dan mencintai pasangannya yang sekarang.

Wanita itu beranjak mendekati kekasihnya dan membantu memakaikan jaket kekasihnya dengan lembut.

Mendapati perlakuan dan perkataan yang diucapkan kekasihnya barusan, pria itu mencoba memperjelas apa yang ada di pikiran dia.

“Kamu jangan gitu. Kamu lupa ta sms kamu barusan. Kamu sendiri yang bilang jangan pernah ucapkan kata putus” pria itu memberanikan diri mengucapkan kata-kata dia yang dari tadi tercekat di tenggorokan ketika mendengar kata break. Terbayang bahwa kali ini dia sebagai pria harus berani dan mengambil tindakan penyelamatan. Kondisi diam bukan kondisi yang bagus untuk sebuah hubungan yang sehat.

Wanita itu hanya terdiam saja…”Iya, terkadang aku sebenarnya ingin kamu tetap memegangi tanganku walaupun aku dengan keras melepakan peganganmu…dan seakan  membiarkan kamu pergi.” seru wanita itu pelan dalam hati sembari menatap kekasihnya dengan tatapan yang lembut, tetapi tidak cukup dalam ibarat tatapan seorang istri yang ingin melegakan hati suaminya. Wanita ini tau untuk menjaga hatinya dengan baik sehingga tidak melibatkan terlalu banyak emosi sebelum pria ini resmi secara hukum dan agama menjadi imam dia.

“Aku terlalu banyak dilukai….apa kamu tidak tau bahwa kamulah lelaki pertama yang aku berani serius…kamu tidak tau kan..” seru wanita itu pelan dalam hatinya, seraya takut-takut kekasih dia bisa membaca maksud hatinya.

“Kamu tau?” kata wanita itu singkat sambil memandangi mata kekasih dia lekat-lekat.

“”Enggak, gak tau, apa?” jawab lelaki itu singkat.

“Hehe, gak ada.” jawab wanita itu pelan.

“Dah sana kamu pulang. Besok kan kita juga ketemu lagi. hush, hush” seru wanita itu pelan dengan lagak mengusir.

“Iya, aku pulang. Jangan lupa tidur lo. Deadline ya dealine, tapi jangan dead dulu ya, aku masi pengen tau kamu” jawab pria itu singkat sambil beranjak pulang.

“Kamu tau kenapa aku menerima cintamu setelah segala macam usahamu untuk menarik perhatian aku? Karena aku akhirnya tau. Buku itu benar. Cinta adalah sesuatu yang membawa kamu ke pernikahan. Entah kenapa, tiba-tiba kamu muncul di hari-hariku dan aku rasa aku adalah wanita yang tidak tau diri jika tetap membiarkan kamu menunggu. Aku hanya tiba-tiba bisa membayangkan kamu ada di tiap kegiatan aku.” kata wanita itu pelan dalam hatinya.

“Thank Tuhan. Selama ini ternyata segala patah hati yang aku rasakan karena aku hanya sekadar menginginkan untuk menyukai pria-pria itu tanpa memikirkan apakah mereka bisa menjadi seorang pelindung yang setia buat aku. Ternyata logika memang harus berjalan dengan hati. Ketika cinta menyapa, bersyukur sekali akal sehatku sekarang bisa turn On. Hmmm” seru wanita itu pelan sambil menutup pintu kamarnya.

.+.+.

Engkau adalah diriku yang lain

**jika mau belajar empati.

Bip, suara sms

“Sayang..look my facebook wall…i post something just for you. Love, Love..”sms pria itu kepada kekasihnya.

Bip..suara sms

“Thank kamu ajakin aku ke panti jompo hari ini. Shock terapi yang bikin shock. Tenang beib, aku akan menjaga wajah aku tetap menawan buat kamu. Aku akan jadi lelaki tuamu yang akan tetap menawan dan akan bikin kamu tetap jatuh cinta!!!!!!” seru pria itu menambahkan untuk memastikan keraguan kekasihnya akan apakah dia mencintai wajah yang bisa keriput dan tubuh yang bisa jelek dan gendut atau cinta karena hal-hal yang tidak akan sirna seperti apa yang disimpan di dalam hati.

Bip….

MMS sent

“Nite too. Share your love to me openly to the whole world to make them know that you’ve already taken by me, but don’t force me to share my love to you openly before i’m ready. Like it, thank for surpraise me hatiku berdetak dikit :p” sms balasan dari kekasihnya untuk menenangkan hati pria itu bahwa dia sudah melihat wall Fb dia.

“”Cinta adalah keinginan untuk bersatu karena telah menemukan belahannya. Dan  dalam proses penyatuan itu mereka mengetahui dan menghindarkan diri dari segala proses yang tidak menyukseskan proses penyatuan itu hingga ke pernikahan.”

Iklan
Komentar
  1. […] cinta. Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this. Kategori Uncategorized […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s