the why

Posted: Oktober 19, 2012 in Kisah cinta
Tag:

“Hari ini aku mengerti,  maafkan aku ya.”

.+.+.+

“Jika waktu dapat diulang, aku akan segera mengatakan bahwa aku terlalu takut kamu mengetahui perasaanku sebelum aku tau apakah kamu juga merasakan apa yang aku rasakan dan tidak akan mencari tahu hal itu dengan selalu chatting dengan temanmu.” ketikan seorang wanita kepada seseorang yang ada di masa lalu dia.

.+.+.+.

“Sayang, kamu tau gak. Kamu orang teraneh yang pernah aku tau. Hubungan kita bisa berjalan tanpa sekalipun kamu koment ke facebook aku, like status aja gak pernah, ngasi ucapan aku ultah juga kagak.” seru seorang pria pada wanita manis yang hari itu mengenakan sebuah cincin emas berkilat di jari manisnya.

“Aku sendiri yang bingung-bingung untuk merubah status in relathionship, enganged, dan bahkan married di FB.” seru pria lucu itu kepada istrinya.

“Beib!” seru pria itu dengan nada mulai meninggi.

“Karena kamu beda. Titik” seru seorang wanita cantik yang tersenyum pernuh arti kepada suaminya.

“Kamu tau? Malam di mana aku melihat Facebook, aku, udah ah. Ayuk kita pulang. Gak penting juga Facebook.” seru wanita itu meninggi kemudian memelankan suaranya.

.+.+.

.

.

.

.

kekasih

…hmm…

.

.

.

..+.+

aku banyak belajar tentang cinta dari seseorang, kau tahu siapa dirimu =)

cinta yang bertumbuh di hati karena dia yang menanam, walaupun dia hanya sekadar menggoda aja, hehe

cinta yang baru disadari ketika dia tiba-tiba aku sadari bakal menghilang dan har-hariku akan kujalani tanpa dia

cinta yang akhirnya hanya berupa tangisan air mata saja
cinta yang membuat bingung
cinta yang membuat aku selalu sakit di hati, padahal aku kira aku sudah bisa melupakan dia
cinta yang membuat aku sedikit dewasa =)

pada akhirnya, cinta yang membuat aku mendapatkan kehausan untuk mengetahui apakah cinta itu?

dan kehausan itu membuat aku merenung kembali….

sebuah buku mengatakan, carilah pasanganmu yang sepadan.
sebuah buku mengatakan, ketahuilah siapa kamu, karakteristik apa yang kamu dambakan, dan karakteristik apa dari pasanganmu yang tidak bisa ditoleransi.
sebuah buku mengatakan, memang lelaki dan wanita berbeda, berbeda dalam merasa, berpikir, dan mengungkapkan cinta,
dan pada akhirnya buku-buku itu membuat aku menyimpulkan..

cinta itu bukanlah cinta jika aku masi menduga apakah ini cinta?
cinta itu yang paling indah adalah cinta tanpa alasan, kondisi dimana kita sudah bingung, ada apa di dirinya yang membuat aku sayang ke dia…
cinta yang paling indah adalah cinta hingga kamu merasakan bahwa rasa sakit itu akhirnya hanya menjadi cinta saja =)

selamat datang cinta =)

aku juga belajar, memang baik, jika kita berlindung dalam lindungan Tuhan, seorang lelaki haruslah mencintai Tuhan terlebih dahulu sebelum mencintai kita =)

‘a woman heart should be so close to God so a man must chase HIM to find her”

aku selalu kehilangan cinta ketika cintaku kepada cinta itu melebihi cintaku ke Tuhan, selalu, selalu..

dari HP ilang, dan pasti HP yang diserang..Tuhan menghapus semua memori yang aku simpan di sana..dan hp aku uda mulai error…janganlah Tuhan bertindak kejam lagi =)

aku sudah belajar percaya kepada Tuhan, untuk cinta yang ini =)
semoga Tuhan jaga dia dan berikan dia yang terbaik ya =)

love you Tuhan =)

.+.+.+

“Karena aku tau bagaimana sakitnya hati ketika seseorang yang aku rasa menunjukkan perhatiannya ke aku tiba-tiba menuliskan status inrelathionship kepada wanita yang aku tahu jarang like dan koment statusnya. Aku yang chatting hampir setiap malam, yang selalu setia koment dan like status dia, yang merasa semua status dia ditujukan ke aku, toh bisa dikalahkan oleh wanita yang tidak like status dia. Dan aku sedang mencari wanita seperti itu lagi di lingkaran teman kamu, adakah wanita yang selalu like dan koment status kamu yang tiba-tiba ketika kamu jadian ama aku kamu menjelaskan siapa dia. Aku pengen tau apakah kamu menyukai dan perhatian ama wanita itu. Karena aku belum menemukan jawaban pertanyaan itu sampai sekarang dari orang yang seharusnya menjawabnya hingga dia menikahi wanita itu.”” seru wanita itu dalam hati dengan puas ketika ternyata ada juga wanita seperti dia yang dulu.

“Say, kamu tahu cewe ini, dia selalu like status aku dan kadang koment. Aku juga kadang chat ama dia, tapi aku cuma anggap dia teman gak lebih, mungkin salah aku juga yang selalu perhatikan dia, tapi aku beneran gak ada perasaan apa-apa ama dia, dia lo suka ama teman aku.” seru pria yang menjadi suami wanita itu singkat.

“Hmmm…” seru wanita ini singkat.

“Kamu tau sayang?” jawab wanita berambut panjang menjuntai itu kepada suaminya seraya memeluk di erat.

“Enggak” jawab suaminya singkat dan memegang wajah istrinya dengan kedua tangannya. “Tapi aku benar-benar tidak suka, kamu selalu mengatakan dan membicarakan tentang pria-pria yang sepertinya itu bukan aku di cerita-cerita kamu. Mengapa kamu selalu suka menyakiti hatiku?” seru pria itu pelan sambil menatap istrinya lekat.

“Aku tidak tau…aku tidak tau, tapi kamu…aku tidak tau..” seru wanita itu pelan dalam hatinya, tapi kemudian dia mulai berkata dengan nada sedih kepada suaminya “Hari ini aku resmi mendeactive Facebook aku dan kamu orang pertama yang aku invite jadi temanku di FB baruku, so romantic kan yang?” kata wanita itu ringan.

“Dan resmi aku yang dulu sudah mati dengan matinya account itu. This is my new life with u and my real friends. Dulu aku add banyak-banyak teman, ingin tampak keren. Tapi setelah berlalunya waktu, teman sebanyak itu malah buat aku takut mengekspresikan diriku, ada orang yang aku hormati, ada orang yang pernah menjadi musuhku, ada orang yang tidak aku kenal tapi mau kenal ama aku, ada banyak tipe pokoknya.” jawab wanita itu.

“Aku selalu berpikir bahwa aku harus tetap mempertahankan account FB aku, seperti hidup, yang pahit dan manis pasti ada, tapi perkataanmu yang dulu juga membekas di hatiku, masa laluku membuatmu sakit kan. Nah, inilah bukti..udah ah” seru wanita itu tidak melanjutkan kata-katanya.

“Bukti apa? Aku lo tidak pernah meminta kamu mendeactive account FB kamu, pasti banyak kenangan kamu di sana, napa lo, aku lo gak minta beib.” kata suaminya bijak.

“Kalo gitu, account FB kita, udah ah. Yang penting, aku sampai sekarang belum juga mendapatkan 2 temanku itu. Dan karena aku sekarang uda menikah, aku rasa there is no reason why they do not confirm my friend invitation, rite?”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s